|
RECOMMENDED PODCASTING RESOURCES
POPULAR PODCAST TAGS
alternative apple art audio bible blog blues book books business children christ christian christianity church comedy culture dance dj education electro electronic electronica entertainment faith family film football free fun funk funny games gay god health hip hop house humor independent indie internet interview interviews ipod jazz jesus life literature live love marketing media metal mix movies mp3 music new news podcast podcasting podcasts politics pop progressive punk radio rap relationships religion reviews rock science sermon sex show soul spirituality sports stories talk tech techno technology television trance travel tv video world
LATEST REVIEWS FROM OUR COMMUNITY
TOP RATED PODCASTS
NEWLY ADDED PODCASTS
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hukum sholat dengan menggulung celana | |
| 3/10/2008 | Download File (1.00 MB) - right click to download | |
| oleh: al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal al-Bugisy
Sumber: Sesi Tanya-Jawab, Dauroh “Hukum Seputar Sholat”
1 Rabiul Awal 1429H / 9 Maret 2008M
Masjid al-Ikhwan Balikpapan Baru
(c) Tasjilat Ibnul Qoyyim
Pertanyaan
“Bagaimana hukumnya sholat dengan menggulung celana hingga mata kaki dan menurunkannya selesai sholat”
Haramnya menurunkan kain ... :: Haramnya menurunkan kain ...
File Download (7:28 min / 1 MB) | |
| Dauroh Sehari al-Ustadz Abu Karimah 'Askary di Balikpapan | |
| 3/1/2008 | Download File - right click to download | |
|
Dauroh Sehari al-Ustadz ‘Askary di Balikpapan
Waktu: Ahad, 1 Robi’ul Awal 1429H / 9 Maret 2008M
Pukul: 09:00 WITA -21:00 WITA
Materi: Hukum Seputar Permasalahan Sholat
Masjid al-Ikhwan, Balikpapan Baru
Peserta: Umum (Khusus Pria)
Catatan
Kami membuka kesempatan untuk bertanya via email seputar materi diatas (ditutup Tgl 8 Maret 2008, pukul 13:00 WITA), InsyaALLOH kami akan menyampaikannya disela-sela sesi tanya-jawab sebagaimana dauroh Ramadhan 1428H yang lalu dan jawabannya dapat didengar (download) di audiosalaf (http://ahlussunnah.web.id)
Kirim ke: audio(at)ahlussunnah.web.id
Tulis Judul: Tanya Sholat:........File Download (0:12 min / 0 MB) | |
| Mungkinkah Salafi bersatu dengan Ikhwanul Muslimin, dkk ? | |
| 2/29/2008 | Download File (9.00 MB) - right click to download | |
| Oleh: al-Ustadz Abu Abdir-Rahman Abdul Aziz
Sumber: Kajian “Ushul Wa Qowaid Fii Manhaj Salafy”
Dasar-Dasar dan Kaidah Memahami Manhaj Salaf
Karya asy-Syaikh ‘Ubaid bin ‘Abdillah bin Sulaiman al-Jaibiri
28 Februari 2008M/20 Safar 1429H
(c)Tasjilat as-Salafiyyah Samarinda
Pengantar
Alloh jalla wa’ala berfirman yang artinya:
“Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu , sedang kamu mengetahui” (QS.al-Baqarah:42)
Melalui firman Alloh ta’ala yang mulia diatas, Dia melarang orang-orang yahudi dari kesengajaan mereka mencampuradukkan antara kebenaran dengan kebatilan, serta tindakan mereka menyembunyikan kebenaran dan menampakkan kebatilan.
Ibnu Mardawaih meriwayatkan dari Anas bin Malik, katanya aku perna mendengar Rosululloh shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda: (artinya) “Pada malam aku dinaikkan ke langit (mi’raj), aku melewati beberapa orang yang bibirnya dan lidahnya dipotong dengan gunting yang terbuat dari api, kemudian aku tanyakan: “Siapakah mereka wahai Jibri ?” Jibri pun menjawab “Mereka itu adalah para pemberi ceramah dari ummatmu yang menyuruh berbuat baik kepada manusia tetapi melupakan dirinya sendiri” (HR.Ibnu Majah, Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Mardawaih)
Kini perhatikan dengan seksama diantara kelompok-kelompok yang mengaku-ngaku berjalan diatas yang haq selama ini, tidak didapat pada mereka kesungguhan menjauhi perkara yang mungkar atau mereka tidak menjelaskan apa yang menjadi perselisihan antar ummat ini karena dikuatirkan ummat akan lari dari dakwah, demikian sesumbar mereka.
Demikian pula disana disana ada suatu kaum yang mengaku-ngaku sebagai gerombolan yang memperbaiki ummat, nyatanya pada kelompok ini terdapat kebodohan dalam memahami agama yang dicampur menu dakwah “lemah lembut”. Tidak tertinggal disana ada kelompok yang semangat membela Agama Alloh namun dilain waktu mengeluarkan manusia dari Agama yang mulia ini.
Sementara disana terdapat pula suatu kaum yang berupaya berjalan diatas yang haq, mengajak kepada ummat untuk mau kembali kejalan yang haq, menjelaskan kepada ummat perbedaan-perbedaan antara yang haq dan bathil yang selama ini mereka tertipu olehnya.
Maka ada pertanyaan pada diri kita, apakah mungkin kaum yang berjalan diatas yang haq dengan bimbingan para ulama tersebut akan menjadi satu padu berjalan beriringan mendakwahkan kepada ummat ini, menjelaskan yang haq dan mengingkari kebatilan akan bergandengan bersama kelompok yang mencampurkan antara kebaikan dan keburukan? ataukah saling memiliki peran memperbaiki ummat dengan mengatakan “Kita saling tolong menolong pada permasalah yang kita sepakati, dan saling memberi udzur (toleransi) pada apa-apa yang kita perselisihkan”.
Simak kajian kita kali ini yang diambil dari beberapa faedah kitab “Ushul Wa Qowaid Fii Manhaj Salafy” semoga bermanfaat.
Catatan
InsyaALLOH kajian lengkap kitab ini akan kami kemas dalam bentuk CD atau update berkala di audiosalaf, karena didalamnya terdapat nasehat dan bayan untuk kaum muslimin agar kembali pada manhaj (cara memahami agama) kaum salaf yang terlebih dahulu menikmati indahnya Islam melalui bimbingan Nabinya Muhammad Shallallahu ‘alayhi wa sallam yang diutus pada ummat ini sebagai Rahmat sekalian alam dan memisahkan (sebagai pembeda) yang haq dan bathil.
Apa itu Manhaj Salaf :: Apa itu Manhaj Salaf
Wajibnya mengikuti manhaj salaf :: Wajibnya mengikuti manhaj salaf
File Download (73:58 min / 9 MB) | |
| Nasehat bagi yang ingin ber-poligami | |
| 2/28/2008 | Download File (1.00 MB) - right click to download | |
| Oleh: al-Ustadz Muhammad Na’im
Sumber: Tanya-Jawab, Dauroh “Membina Keluarga Sakinah diatas as-Sunnah” Balikpapan 2007
(c) Tasjilat Ibnul Qoyyim Balikpapan
Pertanyaan
Bagaimana sikap kita sebagai seorang suami yang ingin menikah lagi, tapi istri tidak setuju bahkan mengancam untuk minta cerai. Menurut sunnah apakah kita boleh menikah tanpa persetujuan istri ? Apakah orang yang akan berpoligami itu kaya harta ?
Larangan Membenci Sunnah Nabi :: Larangan Membenci Sunnah Nabi Shallallahu 'alayhi wa sallam
File Download (6:40 min / 1 MB) | |
| Ta'aruf via SMS | |
| 2/28/2008 | Download File - right click to download | |
| Oleh: al-Ustadz Muhammad Na’im
Sumber: Dauroh “Membina Keluarga Sakinah diatas as-Sunnah” Balikpapan 2007
(c) Tasjilat Ibnul Qoyyim Balikpapan
Pertanyaan
Bagaimana caranya seorang akhwat mengetahui seorang ikhwan yang melamarnya adalah laki-laki yang sholeh (baik) sedang dia baru melihat (kenal beberapa hari) ?
Bolehkah seorang ikhwan ta’aruf kepada akhwat melalui sms (telpon)File Download (2:33 min / 0 MB) | |
| Apakah Hati Bisa Mati ? | |
| 2/28/2008 | Download File - right click to download | |
| Oleh: al-Ustadz Dzulqornain bin Muhammad Sanusi
Sumber: Tanya-Jawab, Tausyiyah 13 Desember 2005
(c) Tasjilat as-Salafiyyah Samarinda
Pertanyaan
Apakah hati bisa mati ? tidak hanya keras disebabkan banyaknya bermaksiat ? adakah obatnyaFile Download (1:15 min / 0 MB) | |
| Permasalahan Sholat (#2) | |
| 2/27/2008 | Download File (1.00 MB) - right click to download | |
| Beberapa pertanyaan seputar sholat yang dijawab oleh: al-ustadz Abu Karima ‘Askary bin Jamal al-Bugisy
1. Apakah ada sholat sunnah setelah adzan maghrib dan isya’ ?
2. Apakah boleh berdoa mengankat tangan setelah adzan ?
3. Apakah harus memasang sutrah (pembatas) ketika sujud tilawah
4. Apakah makmum wajib membaca Surah al-Fatihah dibelakang Imam ?
5. Apakah wajib melihat tempat sujud ketika sholat dan hukum melirik dalam sholat?
Catatan
Pembahasan tuntas wajibnya membaca al-Fatihah bagi seorang makmum, insyaALLOH lain waktu akan kami tampilkan, barokALLOHfiyk.
Permasalahan Sholat (#1) :: Permasalahan Sholat (#1)
File Download (11:20 min / 1 MB) | |
| Mengapa hanya Yusuf al-Qardhawi yang disesatkan ? | |
| 2/27/2008 | Download File - right click to download | |
| Oleh:al-Ustadz Muhammad Umar as-Sewed
Sumber: Tanya-Jawab Dauroh “Kitab Ta’dzhimus Sunnah (Pengagungan Sunnah) Balikpapan 2004
(c) Tasjilat Ibnul Qoyyim Balikpapan
Pertanyaan
Kalau ustadz mengklaim yusuf qardhawi dengan kesalahan-kesalahannya, mengapa ustadz tidak mengklaim “ulama-ulama” disini di indonesia padahal lebih parah dan seperti Quraish Shihab, Nurkholis Majid dan tokoh Jarangan Islam Liberal (JIL)”
Catatan
Baca pula siapakah Yusuf al-Qardhawi yang dimaksud disiniFile Download (1:52 min / 0 MB) | |
| Apakah ber-Syahadat perlu dipersaksikan oleh orang lain ? | |
| 2/27/2008 | Download File - right click to download | |
| Oleh: al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sanusi
Sumber: Tanya Jawab Dauroh “Teroris Dalam Pandagan Islam” Balikpapan 09-11 Desember 2005
(c) Tasjilat Ibnul Qoyyim Balikpapan
Pertanyaan
Ada pengajian yang mengajarkan bahwa syahadat seseorang tidak sah tanpa persaksian gurunyaFile Download (1:57 min / 0 MB) | |
| Hukum Syar'i kerja di Bank dan Perpajakan | |
| 2/27/2008 | Download File - right click to download | |
| Oleh: al-Ustadz Abu Karimah ‘Askary
Sumber: Soal-Jawab Dauroh “Sikap Muslim Terhadap Pemerintah
Masjid al-Jihad Samarinda 08 Januari 2006
(c) Tasjilat Ibnul Qoyyim – Balikpapan
Pengantar:
Dari shahabat Jabir bin Abdillah –radhiyAllahu ‘anhum meriwayatkan:
” Rasulullah melaknat pemakan riba, yang memberi makan dengan hasil riba, dan dua orang yang menjadi saksinya.” Dan beliau bersabda: “Mereka itu sama.” (HR Muslim)
Dari Shahabat Ibnu Mas’ud –radhiyAllahu ‘anhu meriwayatkan:
“Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam melaknat orang yang makan riba dan yang memberi makan dari hasil riba, dua orang saksinya, dan penulisnya.” (HR Ahmad, Abu Daud,Ibnu Majah, dan Tirmidzi)
Dari Yusuf al-Qardhawi “Hadits-hadits yang shahih itulah (hadits yang disebutkan diatas, ed) yang menyiksa hati orang-orang Islam yang bekerja di bank-bank atau syirkah(persekutuan) yang aktivitasnya tidak lepas dari tulis-menulis dan bunga riba ” (Fatwa-fatwa Kontemporer, Dr. Yusuf Qardhawi, Gema Insani Press)
Pertanyaan
Apa hukum syar’i bekerja di perpajakan atau perbankan, apa kita boleh makan dari hasil gajinya.
Catatan
Baca juga Fatwa Ulama Ahlussunnah tentang Hukum Kerja di Bank disini dan pembahasan tentang HUKUM BEKERJA DI BANK insyaALLOH akan kami tampilkan yang diambil dari Dauroh Ust. Muhammad Afid di Samarinda tahun 2006 yang lalu, barokALLOHfiyk.File Download (0:55 min / 0 MB) | |
| Bolehkan Menerima (Meminta) Bantuan Dana Pada Yayasan Hizbi ? | |
| 2/27/2008 | Download File - right click to download | |
| Oleh: al-Ustadz Muhammad Umar as-Sewed
Sumber: Tanya-Jawab Dauroh “Hikmah Dakwah Salafiyyah” 2006
(c) Tasjilat as-Salafy Jember
Pertanyaan:
Benarkah dibolehkan menerima dana dari suatu yayasan seperti ihyta at-turots atau as-sofwah kalau tidak ada ikatan atau campur tangan dari yayasan tersebut
Catatan
Bagi yang berminat mengetahui tentang “Hizbi” atau “Ihya at-Turots” atau “Sururi” atau “as-Sofwah”silahkan cari di Google Salaf Engine (mesin pencari islam dan sunnah yang terpercaya) www.gsalaf.comFile Download (1:32 min / 0 MB) | |
| Apakah Salman al-Audah dan Safar Hawali telah rujuk ? | |
| 2/27/2008 | Download File - right click to download | |
| Oleh: al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sanusi
Sumber: Tanya-Jawab Dauroh “Terorisme Dalam Pandangan Islam” Balikpapan 09-11 Desember 2005
(c) Tasjilat Ibnul Qoyyim Balikpapan
Pertanyaan
Apakah Salman al-Audah dan Safar Hawali (TOKOH KHAWARIJ INTERNASIONAL,ed) telah rujuk pada penyimpangannya (pemikiran Khawarij-ed) ?File Download (2:24 min / 0 MB) | |
| Apakah Salman al-Audah dan Safar Hawali telah rujuk ? | |
| 2/27/2008 | Download File - right click to download | |
| Oleh: al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sanusi
Sumber: Tanya-Jawab Dauroh “Terorisme Dalam Pandangan Islam” Balikpapan 09-11 Desember 2005
(c) Tasjilat Ibnul Qoyyim Balikpapan
Pertanyaan
Apakah Salman al-Audah dan Safar Hawali (TOKOH KHAWARIJ INTERNASIONAL,ed) telah rujuk pada penyimpangannya (pemikiran Khawarij-ed) ?File Download (2:24 min / 0 MB) | |
| Larangan Membenci Sunnah Nabi Shallalahu 'alayhi Wasallam | |
| 2/26/2008 | Download File (3.00 MB) - right click to download | |
| Oleh: al-Ustadz Abu Karimah ‘Askary bin Jamal al-Bugisy
Sumber: Kajian Kitab “Riyadlus Sholihin” Tahun 2005
(c) Tasjilat Ibnul Qoyyim Balikpapan
Pengantar
Allah ta’ala berfirman (artinya):
“Dan apa yang diberikan Rasul kepada kalian maka ambillah sedang apa yang beliau larang darinya maka berhentilah.” (Al Hasyr: 7)
Asy Syaikh Abdurrahman As Sa'di mengatakan: “Perintah ini mencakup prinsip-prinsip agama dan cabang-cabangnya baik lahir maupun batin dan bahwa yang dibawa oleh Rasul maka setiap hamba harus menerimanya dan tidak halal menyelisihinya. Apa saja yang disebut oleh Rasul seperti apa yang disebut oleh Allah, tidak ada alasan bagi seorangpun untuk meninggalkannya dan tidak boleh mendahulukan ucapan siapapun atas ucapan Rasul.” (Taisir Al Karimirrahman, 851)
Sunnah Nabi, sebuah istilah yang kerap kita mendengarnya. Bahkan sering pula mengucapkan karena Sunnah petunjuk/ajaran Nabi) adalah sesuatu yang menjadi landasan hidup kita sebagai penganut ajaran Islam. Kita semua sepakat untuk menjunjung tinggi dan mengagungkan Sunnah dan bersepakat pula bahwa yang merendahkannya berarti menghinakan Islam dan ajaran Nabi.
Dahulu Rasulullah pernah mewasiatkan umatnya agar berpegang dengan kuat pada ajaran (Sunnah) beliau. Namun kini umatnya lebih banyak yang meninggalkan ajaran nabinya, meski di sana menanti adzab yang keras dari Allah.
Namun jika kita menengok realita yang ada, apa yang dilakukan kaum muslimin dalam mengagungkan Sunnah Nabi nampaknya sudah jauh dari yang semestinya. Bahkan keadaannya sangat parah. Tidak tanggung-tanggung, di antara mereka ada yang menolak dengan terus-terang Sunnah yang tidak mutawatir1 dan mengatakan hadits ahad bukan hujjah (dalil) dalam masalah akidah.File Download (29:12 min / 3 MB) | |
| Fatwa Ulama tentang Yayasan Wahdah Islamiyah (YWI) | |
| 2/25/2008 | Download File (2.00 MB) - right click to download | |
| Oleh: al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sanusi
Sumber: CD “Nasihat Ilmiah Tentang Penyimpangan Yayasan Wahdah Islamiyah Makassar”
(c) Tasjilat al-Atsariyyah Samarinda
Ditanyakan oleh al-Ustadz Dzulqarnain pada tanggal 23 Ramadhan 1420H/28 Desember 1999M,
seputar Yayasan Wahdah Islamiyah Makassar,
Maka asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali -hafidzhahulloh menjawab:
Bismillahirrahmanirrahiim, Alhamdulillah washolatu wassalaammu ‘ala rosuulihi wa ‘ala alihi washohbihii wa mantaba’u hudah, Amma ba’du
“Wahai penanya yang mulia, pertanyaan-pertanyaan berikut ini seputar jama’ah atau yayasan mereka yang namakan Yayasan Wahdah Islamiyah. Dari selah-selah apa yang Antum ajukan jama’ah ini, maka saya melihat bahwasanya mereka adalah jama’ah hizbiyyah quthubiyyah sururiyyah berlawanan dengan Ahlussunnah wal Jama’ah, dan manhaj mereka bertentangan dengan manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah.
Mereka ikut bersama dengan kelompok-kelompok sesat dalam perkataan mereka tentang bolehnya berdemontrasi dan bolehnya ikut pemilu kadang dengan ber-istisyhad (berpatokan, menjadikannya sebagai penguat) pada fatwa sebagian ulama ahlussunnah, tetapi kenyataannya, orang yang memperhatikan fatwa-fatwa tersebut dan mengetahui syarat-syarat yang disebutkan oleh para ulama dalam hal bolehnya ikut pemilu, maka dia akan melihat (mendapati) bahwasanya mereka tidak konsisten dengan syarat-syarat tersebut, seandainya mereka konsisten dengannya maka mereka tidak akan ikut pemilu dinegeri manapun diantara negeri-negeri yang ada sekarang
Catatan:
Nash (teks) fatwa aslinya panjang, namun dikutip disini insyaALLOH cukuk menerangkan keandaan manhaj
mereka YAYASAN WAHDAH ISLAMIYAH (YWI) Makassar, barokALLOHfiyk- yang ingin mengetahui lebih jauh tentang kesesatan YWI dapat menyimak dan memperolehnya dikatalog audiosalaf disini.
Dengarkan juga soal-jawab tentang “Benarkah WAHDAH ISLAMIYAH (makassar) bermanhaj Salaf” oleh al-Ustadz Abu Karimah ‘Askary disini ..
Benarkah Yayasan Wahdah Islamiyyah..Bermanhaj Salaf ? :: Benarkah Yayasan Wahdah Islamiyyah..Bermanhaj Salaf ?
File Download (14:29 min / 2 MB) | |
| Memberi khabar gembira kepada ahlul bid'ah | |
| 2/22/2008 | Download File - right click to download | |
| Oleh: al-Ustadz Abu Karimah ‘Askary
Sumber: Tanya-Jawab Dauroh Bontang 15 Agustus 2004M/28 Jumadil Akhir 1425H
(c) Tasjilat Ibnul Qoyyim
Pertanyaan
Apakah kita boleh mengundang yang membenci ahlus sunnah untuk memberi kabar gembira kepadanyaFile Download (1:44 min / 0 MB) | |
| Hukum MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) | |
| 2/22/2008 | Download File - right click to download | |
| Oleh: al-Ustadz Abu Karimah ‘Askary Jamal al-Bugisy
(c) Tasjilat Ibnul Qoyyim Balikpapan
Soal:
Bagaimana Hukum Musabaqah Tilawatil Quran (Lomba membaca Al-quran dengan lagu, ed)
Selamat menyimakFile Download (2:19 min / 0 MB) | |
| Dzikir dan Do'a setelah sholat fardhu (wajib) | |
| 2/19/2008 | Download File (2.00 MB) - right click to download | |
| Oleh:al-Ustadz Abu Karimah ‘Askary Jamal al-Bugisy
Sumber: Tanya Jawab Kajian Kitab Shohih Bukhori – Masjid Istiqomah Balikpapan, Jumadil Akhir 1428H/Juni 2007M
Ebook(PDF):download disini
Beberapa faedah yang ada diantaranya:
1. Dzikir dan do’a yang dilakukan setelah sholat fardhu disertai dalil-dalil
2. Apakah kebiasaan mengangkat tangan dalam do’a dan berdzikir berjama’ah merupakan tuntunan dari Nabi shallalahu ‘alayhi wa sallam ?
Semoga bermanfaat
Download PDF Dzikir Selesai Sholat Fardhu :: Download PDF Dzikir Selesai Sholat Fardhu
File Download (14:32 min / 2 MB) | |
| Bagaimana menasehati orang yang ikut berpartai ? | |
| 2/17/2008 | Download File (1.00 MB) - right click to download | |
| Oleh:al-Ustadz Luqman Ba’abduh
Sumber: Tanya-Jawab Dauroh “Terorisme Dalam Pandangan Islam” Balikpapan 9 – 11 Desember 2005
(c) Tasjilat Ibnul Qoyyim Balikpapan
Pendahuluan
Alloh Azza wa Jalla telah berfirman,” Dan berpegang tuguhlah kalian semuanya dengan tali (agama) Allah secara berjama'ah,d an janganlah kalian bercerai berai.”[QS Ali Imron 103].
Alloh Azza wa Jalla juga berfirman,”Dan janganlah kalian menyerupai orang-orang yang bercerai berai dan berselisih sesudah dating keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapatkan siksa yang berat.” [QS Ali Imron 105]
“Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalanKu yang lurus. Maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kalian dari jalan Nya.” [QS Al An'am 153]
Pertanyaan
Bagaimana menyikapi keluarga yang masih berpartai ?
CD "Sikap Kaum Salaf Terhadap Penguasa" :: CD "Sikap Kaum Salaf Terhadap Penguasa"
Sikap Kaum Salaf ...1 :: Sikap Kaum Salaf Terhadap Penguasa
Sikap Kaum Salaf ...2 :: Sikap Kaum Salaf Terhadap Penguasa
Sikap Kaum Salaf ...3 :: Sikap Kaum Salaf Terhadap Penguasa
Sikap Kaum Salaf ...4 :: Sikap Kaum Salaf Terhadap Penguasa
Sikap Kaum Salaf ...5 :: Sikap Kaum Salaf Terhadap Penguasa
File Download (6:47 min / 1 MB) | |
| See All Episodes of AUDIOSALAF > |